International Tour

Halal Tour - TURKEY TULIP 9 HARI

Free and Easy
Free and Easy
Free and Easy

   Validity : Februari 2019
   Price : IDR 19,990,000

TURKI TULIP  - 09 DAYS

08-16 APRIL  2019

By Etihad Airways

 

Harga Paket IDR 19.990.000 + VISA & TIPPING IDR 1.250.000 = IDR 21.240.000

PROGRAM : 

Hari 1 : Jakarta – Istanbul

Hari 2 : Istabul - Bursa (L/D)

Hari 3 : Bursa – Kusadasi (B/L/D) 

Hari 4 : Kusadasi – Pamukkale

Hari 5 : Pamukkale – Konya – Cappadocia

Hari 6 : Cappadocia 

Hari 7 : Cappadocia – Ankara – Istanbul 

Hari 8 : Istanbul

Hari 9 : Istanbul - Jakarta

 

KETERANGAN : 

Green Mosque dan Green Tomb, dibangun oleh Sultan Mehmet I Celebi dan selesai di tahun 1424 diatas bukit dengan view ke arah lembah. Dinamakan green karena menggunakan keramik berwarna hijau didalamnya. Setelah memasuki gerbang utama, Anda akan melihat satu ruangan yang hanya digunakan oleh Sultan, dan di tengah-tengah Masjid ada ruangan di sebelah kanan dan kiri yang digunakan sebagai tempat sholat dan juga tempat para pejabat kerajaan Ottoman berdiskusi. Tepat dibelakang Green Mosque terdapat Green Tomb (Makam Hijau) yang merupakan makam Sultan Mehmet I dan keluarganya.

Koza Han / Silk Market, adalah pasar terbesar dua lantai di Bursa yang sebagian besar kios disana menjual silk (sutra) yang berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, barang-barang kerajinan tangan, mas kawin, produk tekstil rumahan, pakaian, kerajinan perak, dan gift/souvenir. 

Grand Mosque / Ulu Jami, adalah Masjid terbesar di Bursa dengan seni arsitek yang betul-betul indah dan memukau. Salah satu keunikan dari Masjid ini adalah adanya ruangan wudhu didalam Masjid. Ulu Jami adalah lambang kejayaan masa kerajaan Ottoman sebelum penaklukan Constantinople.

Ephesus, kota Yunani kuno, dan di kemudian hari menjadi kota Romawi, di pesisir barat Asia Kecil, dekat kota modern Selçuk saat ini, di Provinsi Izmir. Kota ini adalah salah satu dari dua belas kota anggota Liga Ionia pada masa Yunani Klasik. Pada masa Romawi, selama bertahun-tahun kota ini menjadi kota kedua terbesar di Romawi setelah kota Roma. Ephesus memiliki populasi sejumlah lebih dari 250.000 orang pada abad ke-1 SM, yang ketika itu menjadikannya sebagai kota terbesar kedua di dunia.

Hierapolis & Travertines, sebuah kota kuno Romawi yang reruntuhannya berdekatan dengan kota Pamukkale modern dan saat ini terdiri dari sebuah museum arkeologi yang ditunjuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Air panas telah digunakan untuk SPA sejak abad ke-2 SM, dengan banyak pengunjung berobat atau meninggal di sana. Pekuburan besar diisi dengan sarkofagus, yang paling terkenal adalah sarkofagus Marcus Aurelius Ammianos, yang dikenal dengan aplikasi engkol dan batang. Bagian dari situs arkeologi dari Hierapolis, kompleks pemandian yang besar dibangun dengan blok batu besar tanpa menggunakan semen dan terdiri dari berbagai bagian tertutup atau terbuka terkait bersama-sama. Konon Cleopatra secara rutin datang ke Hierapolis untuk mandi dengan air panas Hierapolis sebagai resep awet mudanya. 

Caravan Saray, penginapan pinggir jalan di mana wisatawan bisa beristirahat dan memulihkan tenaga dari perjalanan yang jauh. Caravanserais pada jaman dahulu adalah jalur ramai ditengah-tengah aliran perdagangan, informasi, dan orang-orang yang meliputi Asia, Afrika Utara, dan Eropa tenggara, terutama di sepanjang Jalan Sutra.

Mevlana Museum, makam Jalal ad-Din Muhammad Rumi, seorang sufi Persia yang juga dikenal sebagai Mawlana atau Rumi. Mevlana Museum banyak bercerita tentang sejarah Sufi. Tempat ini pun termasuk salah satu tujuan pilgrimate bagi pemeluknya.

Goreme Open Air Museum, menyerupai sebuah kompleks biara besar terdiri dari sejumlah biara ruang makan ditempatkan samping menyamping, masing-masing dengan gereja-gereja yang fantastis. Gerejagereja yang dibuat dengan cara mentatah batu gunung membuat wisatawan berdecak kagum, apalagi ditambah dengan lukisan dinding yang indah (lukisan dinding) dengan warna masih mempertahankan semua kesegaran aslinya. Goreme Open Air Museum telah menjadi anggota dari Daftar Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1984, dan merupakan salah satu dari dua yang pertama di Turki.

Pasabag Valley, mempunyai beberapa “batu cerobong asap” (fairy chimney) dengan tutup atas(dari batu) double atau bahkan triple. Ini sangat unik di Cappadocia, bahkan Anda bisa melihat beberapa batu yang tertumpuk sedemikian rupa seperti jamur.

Kaymakli Underground City, adalah gua-gua bawah tanah yang digali sejak jaman kota yang digali sejak jaman Hititties, dan diperluas selama berabad-abad untuk digunakan sebagai tempat berlindung dari tentara perampok yang melewati bagian tengah Turki untuk mencari tawanan dan menjarah. Ada 36 kota bawah tanah di Cappadocia dan yang terluas adalah kota bawah tanah Kaymakli,sedangkan terdalam adalah Derinkuyu Underground City. Kota bawah tanah Kaymakli dibangun di bawah bukit yang dikenal sebagai Benteng Kaymakli dan dibuka untuk pengunjung pada tahun 1964. Orang-orang dari desa Kaymakli (Enegup dalam bahasa Yunani) telah membangun rumah mereka disekitar seratus terowongan kota bawah tanah. Penduduk wilayah ini masih menggunakan tempat paling nyaman di terowongan sebagai gudang, tempat penyimpanan dan kandang, yang mereka akses melalui halaman mereka. Kaymakli Underground City memiliki bagian yang rendah, sempit dan miring. Sementara kota bawah tanah terdiri dari 8 lantai di bawah tanah, hanya 4 lantai yang terbuka untuk umum, di mana ruang diorganisir di sekitar lubang ventilasi.

Ochisar Castle, berarti “benteng tengah,” dan seperti namanya, itu adalah pusat antara kota-kota Kapadokia dari Goreme, Urgup, Uchisar dan Nevsehir, dan hanya beberapa kilometer dari Goreme Open Air Museum. Ketika memasuki kota, Anda akan melihat pintu di permukaan batu di kedua sisi. Pintu- pintu ini adalah contoh terbaik dari “kulkas” alamai di Cappadocia. Dalam alam udara kamar, lemon dan jeruk dari wilayah Mediterania, apel dari Nigde, kentang lokal, quince dan bawang disimpan. Hijau lemon perlahan berubah menjadi kuning di suhu-kamar tersebut. 

Uchisar Castle, berarti “benteng Uchisar,” terletak di titik tertinggi di Cappadocia, di jalan NevsehirGoreme, hanya 5 km dari Goreme. Bagian atas Castle Uchisar, menyediakan panorama megah dari daerah sekitarnya dengan Gunung Erciyes di kejauhan. 

Hot Air Ballon, terbang dengan balon udara selama 1 jam menjadikan pengalaman seumur hidup yang tidak bisa dilupakan. Cappadocia adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk menikmati pemandangan dari ballon, mengambang melewati gua-gua batu yang ditatah dan batu-batu cerobong asap yang spektakular.

Hippodrome, tempat diselenggarakan pertandingan Chariot Race di jaman Bizantium di masa kekaisaran Constantinople dan tempat yang terkenal dengan tiga monumen: the Obelisk of Theodosius, the bronze of Serpentine Column, dan the Column of Constantine. Daerah tempat Hippodrome ini juga dikenal dengan nama area Sultanahmet square. 

Masjid Sultanahment atau Blue Mosque, dibangun dari tahun 1609 sampai 1616 dijaman Sultan Ahmet 1 yang tujuannya adalah menegaskan kembali kekuatan kerajaan Ottoman setelah kalah berperang dengan Persia. Masjid Sultan Ahmet ini dibangun berdekatan dengan Topkapi Palace dan tepat di depan Masjid Hagia Sophia. Selain Masjid, di kompleks Masjid ini juga terdapat sekolah (madrasah), makam, dan rumah sakit. Masjid ini masih digunakan secara aktif hingga sekarang.

Hagia Sophia Museum, sebelumnya adalah gereja terbesar dari abad ke 6M sampai abad ke 16M. Dibangun di tahun 537M, berfungsi sebagai gereja Katederal Orthodox Yunani dan sebagai tempat kediaman Pastur Constantinople sebelum di konversi menjadi gereja Katolik Roman di tahun 1204-1261. Setelah Constantinople ditaklukan oleh kerajaan Ottoman pada tanggal 29-Mei-1453, gereja ini dikonversi menjadi Masjid oleh Sultan Mehmet 2 tanpa merusak keindahan asli dari bangunan gereja, hanya ditambahkan beberapa hiasan yang lebih cocok untuk Masjid dan ditambahkan minaret. Yang mengagumkan dari Hagia Sophia ini adalah kubah raksasa yang indah yang saat dibangun adalah kubah terbesar di dunia.

Topkapi Palace, adalah istana besar yang dibangun setelah penaklukan Constantinople oleh Sultan Mehmet 2 dan dijadikan sebagai pusat kerajaan Ottoman selama 400 tahun (1465-1856). Selain sebagai rumah raja, istana ini juga digunakan sebagai tempat fungsi-fungsi kerajaan dan hiburan kerajaan. Istana ini juga menyimpan banyak bukti-bukti sejarah dunia muslim termasuk sandal dan pedang Nabi Muhammad SAw. Kompleks Topkapi Palace mempunyai 4 taman utama dan bangunan-bangunan kecil didalamnya. Pada masa kejayaannya, istana ini menampung sampai 4000 orang, dimana beberapa Masjid, rumah sakit, dan pabrik roti ada dialam komplek istana. Di abad ke 17, Topkapi Palace mulai turun pamornya dan pada akhirnya di akhir abad ke 19, dibangun istana baru yang bernama Dolmabache palace, yang arsitekturnya lebih bergaya Eropa di tepi selat Bosphorus yang akhirnya menggantikan Topkapi Palace.

Bosphorus Cruise, perjalanan dengan kapal melintas selat Bosphorus sambil melihat bukti-bukti peninggalan sejarah di sepanjang selat Bosphorus, seperti Dolmabache Palace, Belylerbeyi Palace, Bosphorus Bridge yang menghubungkan benua Eropa dan Asia, dan beberapa bangunan bersejarah yang lain, termasuk melihat perbedaan arsitektur Eropa dan Asia, menjadikan kenangan tersendiri yang tidak bisa dilupakan.

Grand Bazaar, adalah pasar tertutup yang tertua dan terbesar di Dunia. Dengan 61 jalan dan 4000 kios didatangi sekitar 250000 sampai 400000 pengunjung setiap harinya. Pembangunan Grand Bazaar dimulai 3 tahun setelah kerajaan Ottoman merebut Constantinopel. Saat pertama kali dibangun, Grand Bazaar ditujukan hanya sebagai pusat perdagangan textil, tapi seiring dengan perkembangan jaman, pasar ini akhirnya meluas bukan hanya menjual textil tapi berbagai macam barang seperti penjualan emas, karpet, kerajinan tangan Turki, piring keramik, kerajinan tembaga, perhiasan batu, kerajinan kulit, dan banyak lagi.

HOTEL 4* :

Golden Way Istanbul / setara

Gold Majesty Bursa / setara

Royal Palace Kusadasi / setara Ninova

Thermal Pamukkale Dinler Nevsehir

Cappadocia / setaraf

Payment Terms:

  • DP IDR 2.000.000/pax saat konfirmasi booking / bergantung seat availability
  • (Please note untuk tanggal yang sudah dibayar DP / booking sudah tidak bisa pindah tanggal)
  • IDR 7.000.000/pax tanggal 30 Oct 2018 .
  • IDR 8.000.000/pax tanggal 20 Nov 2018 Pelunasan tanggal 28FEB19 

 

Harga Termasuk : 

1. Tiket penerbangan dengan Etihad Airways kelas ekonomi termasuk airport tax dan fuel surcharge (ticket non-refundable, non transferable, nonreroutable)

2. Akomodasi / Hotel termasuk tax, service charges, dan daily breakfast

3. Air mineral di bis dan di restaurant sesuai dengan kebutuhan

4. Entrance Fees dan Meals sesuai itinerary

5. Kendaraan private ber A/C termasuk supir, parking, dan fee jalan tol

 

Harga Paket tidak termasuk : 

  1. Opsi tambahan (seperti Hot Air Balloon, Alat bermain ski di Uludag)
  2. Pengeluaran Pribadi (porter di Bandara, telepon, laundry, mini-bar, in-room-service, dan semua yang tidak termasuk di itinerary) 
  3.  Dokumen Perjalanan
  4. Asuransi Kesehatan/Jiwa
  5. Visa Tourist Rp 450.000,-
  6. Tips Tour Guide, Driver & Tour Leader Rp 800.000,-

 

Other International